PENCEMARAN UDARA
Secara umum terdapat 2 sumber pencemaran udara yaitu pencemaran akibat sumber alamiah (natural sources), seperti letusan gunung berapi, dan yang berasal dari kegiatan manusia (aniropogenic sources), seperti yang berasal dari transportasi, emisi pabrik, dan lain-lain. Di dunia dikenal 6 jenis zat pencemar udara utama yang berasal dari kegiatan manusia yaitu :
1. Karbon monoksida (CO),
2. Oksida. Sulfur (Sox),
3. Nitrogen Oksida(NOx),
4. Partikulat, Hidrokarbon (HQ,
5. Oksida foto kimia
6. Ozon.
Di Indonesia sekarang ini kurang lebih 70% pencemaran udara di sebabkan emisi kendaraan bermotor kendaraan bermotor mengeluarkan. zat-zat berbahaya yang dapat menimbulkan dampak. negative, baik terhadap kesehatan manusia maupun terhadap lingkungan, seperti timbale/timah hitam (Pb) Kendaraan bermotor menyumbang hampir 100% timbal.
Masyarakat miskin di Jakarta sangat dirugikan oleh pencemaran udara mereka dipastikan banyak menderita berbagai macam penyakit. Namun sebaliknya masyarakat kalangan atas terhindar dari serangan pencemaran udara ini karena dapat tinggal di rumah yang tertutup, terlindung dari pencemaran udara (dengan air condition terpasang dalam gedung mereka. atau mengendarai mobil tertutup dengan AC yang sejuk). Para pengemudi bis umum sendiri terserang oleh pencemaran udara karena mereka bersama-saina dengan masyarakat miskin lainnya berada di udara terbuka penuh dengan udara. beracun. Menurut penelitian seorang ahli lingkungan Indonesia 98.80% bis umum di Jakarta mengeluarkan gas buang yang melanggar ambang batas emisi udara. Kesadaran pengusaha angkutan bis dan pengemudi bis Jakarta menyangkut pencemaran udara sangat rendah.
Selain itu pencemaran udara dapat menimbulkan hujan asam, pengikisan lapisan ozon, kerusakan pada tanaman, pelapukan bangunan atau patung-patung yang terbuat dari batu serta dapat mempercepat empat kali lebih cepat proses pengaratan pada benda-benda yang terbuat dari besi. Yang lebih mengerikan lagi adalah bahwa pencemaran udara ini dapat menyebabkan kerusakan lingkungan lebih jauh yaitu menimbulkan efek rumah kaca.
PERMASALAHAN
Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, maka rumusan masalah riset ini adalah Pengaruh Pencemaran Udara terhadap Kesehatan dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
No. Parameter pencemar Dihasilkan dari Jenis
Bahan Bakar Pengaruh
1. Karbon Monoksida (CO) - Bensin/Premix
- BBm 2 Tak
- Gas - Menurunkan kapasitas darah untuk membawa oksigen
- Melemahkan kemampuan berpikir
- Memperberat penyakit jantung dan pernapasan
- Menyebabkan sakit kepala (pusing)
2. Karbon Dioksida (CO2) - Bensin/Premix
- BBM 2 Tak
- Gas - Mempengaruhi iklim dunia
- Melalui green house
effect
3. Nitrogen Dioksida (NO2) - Bensin/Premix
- Solar
- BBM 2 Tak - Memperberat penyakit jantung dan pernapasan
- Iritasi paru-paru
- Menyebabkan hujan asam
- Menghambat pertumbuhan
- Menurunkan visualitas atmospir
4. Hidrokarbon (HC) - Bensin/Premix
- Solar
- BBM 2 Tak - Melalui sistem pernapasan , beberapa senyawa hidrokarbon dapat menyebabkan kanker
5. Partikel debu, jelaga, asap - BBM 2 Tak
- Solar - Menyebabkan kanker
- Mmperberat penyakit jantung dan pernapasan
- Mengganggu fotosintesa tanaman
- Menurunkan visualitas atmospir
PEMBAHASAN
Karbon Dioksida terdapat pada Atmosfer bumi dalam kepekatan sekitar 0,003%. Walaupun ia ada pada kepekatan yang rendah ia memainkan peranan penting dalam iklim bumi. Radiasi sinar matahari yang masuk mengandung panjang gelombang yang berbeda-beda tetapi pada saat mengenai permukaan bumi sebagian besar energi dirubah menjadi radiasi inframerah. Karbon dioksida merupakan penyerap inframerah yang kuat dan sifat ini membantu mencegah radiasi inframerah meninggalkan bumi. Pengaruh Rumah Kaca ini dipengaruhi oleh proporsi karbon dioksida dalam atmosfer bumi. Hujan, Keragaman suhu musiman dan tinggi air laut semuanya dipengaruhi oleh suhu bumi dan iklim.
A. Dampak Pencemaran Udara
Berdasarkan studi Bank Dunia pencemaran udara merupakan pembunuh kedua bagi anak balita di jakarta, 14% bagi seluruh kematian balita seluruh Indonesia dan 6% bagi seluruh angka kematian penduduk Indonesia. Jakarta sendiri adalah kota dengan kualitas terburuk ketiga di dunia.
Dampak terhadap kesehatan yang disebabkan oleh pencemaran udara akan terakumulasi dari hari kehari. Pemaparan dalam jangka waktu lama akan berakibat pada berbagai gangguan kesehatan, seperti bronchitis, emphysema, dan kanker paru-paru. Dampak kesehatan yang diakibatkan oleh pencemaran udara berbeda-beda antar individu. Populasi yang paling rentan adalah kelompok individu berusia lanjut dan balita. Menurut penelitian di Amerika Serikat, kelompok balita lebih besar dibandingkan orang dewasa. Kelompok balita lebih rentan karena antaranya, yaitu faktor kelembagaan dan aparat serta kesadaran hukum masyarakat, menjadi sebab utama, semakin turunnya kualitas udara di kota-kota besar.
PEMECAHAN MASALAH
Penanggulangan pencemaran udara tidak dapat dilakukan tanpa menanggulangi penyebabnya. Mempertimbangkan sektor transportasi sebagai kontributor utama pencemaran udara maka sektor ini harus mendapat perhatian utama.
Dewasa ini sistem transportasi mengalami krisis, seperti krisis energi dan krisis lingkungan terutama, pencemaran gas buang kendaraan bermotor. Upaya-upaya yang telah dilakukan Ditjen perhubungan darat untuk meningkatkan kualitas emisi gas buang kendaraan bermotor, antara lain: pendekatan teknologi ramah lingkungan inspection dan and maintenance kendaraan bermotor, penetapan standar emisi gas buang untuk kendaraan yang sudah berjalan serta pendekatan manajemen lalu-lintas yang baik. Teknologi otomotif saat ini di upayakan untuk diubah atau ditingkatkan menjadi teknologi berwawasan lingkungan salah satu pengembangan teknologi otomotif ramah lingkungan yang telah dilakukan oleh industtri kendaraan bermotor adalah penyempurnaan dari segi desain maupun perlengkapan treatment emisi gas buang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar